You are currently viewing Jokowi Dinilai Tak Bisa Tolak Bila PDIP Minta Maju Kembali di Pilpres 2024

Jokowi Dinilai Tak Bisa Tolak Bila PDIP Minta Maju Kembali di Pilpres 2024

  • Reading time:2 mins read

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak bisa menolak bila Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memintanya kembali maju sebagai calon presiden (capres) dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari yang merupakan salah satu tokoh yang akan mendeklarasikan Jokowi 3 Periode.

Rencananya untuk menyatakan dukungan terhadap Jokowi 3 Periode akan dilakukan peluncuran sekretariat nasional (Seknas) Jokowi-Prabowo untuk Pilpres 2024.

“Saya kira Pak Jokowi tidak akan bisa menolak apalagi kalau parpol termasuk PDIP yang meminta beliau kembali untuk maju,” kata M Qodari kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya, pencalonan Jokowi menjadi capres pada Pilpres 2024 akan memberikan keuntungan bagi partai dengan lambang banteng merah bermoncong putih. Karena nama besar dan kinerja Jokowi sudah terbukti selama dua periode menjadi Presiden RI.
Karena itu, lanjutnya, bila Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mencalonkan kembali Jokowi, maka Qodari menilainya sebagai keputusan yang sangat tepat

“Kalau bicara PDIP, hemat saya PDIP kalau mau menang lagi 2024 lebih aman Pak Jokowi yang maju ketimbang simulasi dan kombinasi lainnya,” ujar M Qodari.

Ketika ditanyakan mengenai sikap Jokowi yang tidak ingin maju lagi di tahun 2024, Qodari mengungkapkan kemungkinan akan terjadi perubahan sikap dari mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Ia masih meyakini Jokowi 3 periode masih akan tetap terlaksana. Apalagi kalau PDIP memintanya maju kembali, maka Jokowi tidak akan bisa menolak permintaan tersebut.

“Saya kira Pak Jokowi tidak akan bisa menolak, apalagi kalau parpol termasuk PDIP yang meminta beliau kembali untuk maju. Kalau bicara PDIP hemat saya PDIP kalau mau menang lagi 2024 lebih aman Pak Jokowi yang maju ketimbang simulasi dan kombinasi lainnya,” terang Qodari.

Langkah menuju Pilpres akan lebih aman lagi, sambung Qodari, jika Jokowi dipasangkan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Karena itu, sejumlah relawan yang mengatasnamakan Jokpro akan mendirikan Seknas untuk mengawal pasangan Jokowi-Prabowo untuk Pilpres 2024.

Qodari menjelaskan Seknas Jokowi-Prabowo diinisiasi oleh dirinya dan Baron Danardono Wibowo yang bertindak sebagai ketua umum. Selain itu, Timothy Ivan sebagai sekretaris jenderal (Sekjen) relawan. Sedangkan anggotanya terdiri dari simpatisan dan pendukung mantan Wali Kota Solo ini.

“Peluncuran Seknas rencananya akan digelar pada hari Sabtu (19/6/2021) besok, di Kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan,” ungkap M Qodari.

Leave a Reply