You are currently viewing Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Masa Jabatan Presiden Resmi Dideklarasikan di Kupang   Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Masa Jabatan Presiden Resmi Dideklarasikan di Kupang

Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Masa Jabatan Presiden Resmi Dideklarasikan di Kupang Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Masa Jabatan Presiden Resmi Dideklarasikan di Kupang

  • Reading time:2 mins read

Komite Penyelenggara Referendum Terbatas pada Konstitusi 1945 resmi dideklarasikan di Kupang, Senin 21 Juni 2021.

Acara deklarasi yang berlangsung di Lapangan Hollywood Kelapa Lima Kota Kupang tersebut dimulai pukul 16.40 Wita.

Rangkaian acara deklarasi komite Referendum NTT #Jokowi3Periode dimulai dengan defile Komite Referendum Terbatas Masa Jabatan Presiden RI dari Hotel Internasional Sasando di Jalan Kartini ke lokasi acara yang terletak di sisi tenggara sekira 200 meter.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat diwakili Karo Administrasi Pimpinan Setda NTT, Ardu Jelamu Marius hadir di lokasi deklarasi.

 

Selain itu, hadir Bupati Sumba Tengah Paul SK Limu dan Plt Ketua BaraJP, Gustaf Pati. Hadir dalam deklarasi, anggota komite dan simpatisan.

Pada kesempatan tersebut dibacakan maklumat Deklarasi oleh anggota Komite Referendum.

Dalam maklumat tersebut disebutkan, Referendum akan dilaksanakan selama satu bulan dimulai pada Senin, 21 Juni 2021 hingga 21 Juli 2021. Referendum tersebut bersifat terbuka.

Masyarakat NTT diminta menentukan pilihan untuk dua pertanyaan yang diajukan oleh Komite Referendum.

Pertama, Apakah setuju jika Presiden Jokowi dipilih kembali menjadi presiden untuk periode ketiga? Kedua, apakah setuju jika pasal 7 UUD 1945 tentang masa jabatan presiden diubah?

 

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi NTT melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan menyampaikan apresiasi terhadap apa yang disuarakan melalui Komite.

Ketua Komite, Pius Rengka dalam pidatonya mengatakan, saat ini sedang berkembang opini di tingkat masyarakat Provinsi NTT yang meminta Jokowi dapat dipilih kembali.

Karena itu, Komite Penyelenggara Referendum Terbatas pada Konstitusi 1945 diinisiasi untuk mengkonsolidasikan opini rakyat melalui jalan yang sah untuk mengubah pasal 7 UUD 1945.

Pius mengatakan, upaya mengubah Konstitusi termasuk mengubah pasal 7 UUD 1945 bukanlah hal yang tabu. Karena itu, komite akan meminta MPR untuk mengubah Konstitusi. Hal ini karena pernah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak 4 kali sebelumnya.

Pasal 7 UUD 1945 yang berbunyi Presiden dan Wakil Presiden dipilih untuk periode 5 tahun dan setelahnya dapat dipilih kembali untuk sekali masa jabatan disuarakan untuk diubah dengan frasa Presiden dan Wakil Presiden dipilih untuk periode 5 tahun dan setelahnya dapat dipilih kembali.

Ia mengatakan, dukungan untuk memfasilitasi opini rakyat tersebut  dilatari bahwa pendapat setiap rakyat adalah bagian dari hak asasi manusia.

Usai deklarasi dilakukan foto bersama dan ucapan selamat ulang tahun ke-60 Presiden Jokowi oleh peserta. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Masa Jabatan Presiden Resmi Dideklarasikan di Kupang, https://kupang.tribunnews.com/2021/06/21/komite-penyelenggara-referendum-terbatas-masa-jabatan-presiden-resmi-dideklarasikan-di-kupang?page=2.
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso

Leave a Reply